August 11, 2020
teman menyebalkan

Cara Menghadapi Teman Menyebalkan

Memiliki teman yang memahami kita memang sangat menyenangkan, bisa berbagi dalam banyak hal yang kita rasakan. Sayangnya, tidak setiap saat kita bertemu teman yang sepemikiran dengan kita, lama-kelamaan menimbulkan rasa tidak nyaman saat berinteraksi. Menimbulkan persepsi jika ia merupakan teman yang menyebalkan

Tentu kita paham jika setiap orang memiliki cara berpikir yang berbeda-beda, teman yang memiliki banyak persamaan kemudian terjadi kedekatan secara emosional akan semakin dekat dan berubah menjadi sahabat.

Tapi, tidak selamanya kita berhadapan dengan teman yang menyenangkan, ada saja pengalaman yang tidak mennyenangkan saat menghadapi teman yang menyebalkan, apalagi hingga muncul amarah di diri kita semakin naik.

Berikut cara menghadapi teman yang menyebalkan :

Lihat situasi dan kondisi.

Penting untuk melihat situasi dan kondisi sebelum menyimpulkan jika seseorang tersebut menyebalkan, apa yang membuatmu tersinggung. Apakah cara dia berbicara, topik yang dibahas, atau ada unsur lainnya. Komunikasi memang sering terjadi salah paham, apalagi jika berkomunikasi lewat aplikasi chatting. Bisa saja, yang awalnya rangkaian teks dalam satu pesan yang tidak ada maksud menyinggung, tapi beda reasksi dengan si penerima chat. Diam sejenak, pahami apa maksud dari teks tersebut, apakah saat itu sedang bercanda, konfirmasikan kepada si pengirim pesan, apa maksud dari chat tersebut, daripada menduga-duga, lebih baik langsung bertanya agar tidak ada salah paham.

Tegur.

Setiap orang memiliki batas toleransi dalam topik pembahasan. Ada yang tidak suka membahas tentang ras, merendahkan idolanya, dan lain sebagainya. Jika kamu sudah tidak nyaman dengan sikap temanmu, tegurlah dengan sopan. Jangan menegur saat ada orang lain, sama saja dengan mempermalukan temanmu, tegur saja secara empat mata, langsung bahas pada intinya apa yang membuatmu tidak nyaman. Setelah konfirmasi dan jelas permasalahannya, jangan ada dendam atau mengungkit lagi masalah yang telah lalu.

Baca Juga  Budaya Antri dan Fenomenanya

Mengabaikan.

Beberapa orang memilih untuk mengabaikan sikap teman yang menyebalkan. Pilihan seperti ini boleh saja, jika mengabaikan dan juga melupakan, tidak menganggap serius sikap teman tersebut. Namun, akan berbahaya jika mengabaikan tapi di dalam hati tersimpan dendam. Jika ini dibiarkan, suatu saat jika berkomunikasi dengan teman yang menyebalkan tidak bisa menahan amarah yang tersimpan di hati dan akhrinya emosi negatif meledak, pada akhirnya akan timbul permasalahan baru dengan teman yang bersangkutan. Lebih baik tegur secara baik-baik.

Teman maupun sahabat memang tidak bisa selalu sepemikiran, ada saja hal yang membuat salah paham, hal itu wajar. Itulah seninya berteman, kadang berselisih paham kemudian akrab lagi dan membuat saling mengenal dan memahami satu sama lain.

Sekarang ini, tidak hanya sekadar teman yang menyebalkan, levelnya lebih dari menyebalkan, yaitu teman toxic yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan, karena jika kita sering bergaul dengan temanyang toxic, malah bisa-bisa terbawa arus dan menjadi seseorang yang toxic juga.

Apa makna teman yang toxic? Seseorang yang memanfaatkan hubungan pertemanan dengan mengambil keuntungan pribadi. Seperti manipulatif (membuat kamu merasa bersalah) atau si teman ini selalu berpura-pura menjadi korban, menjadi pihak yang lemah. Biasanya menjumpai teman yang toixc ini di lingkungan pekerjaan, atau lingkungan pertemanan dalam sehari-hari. Tahu dong dengan istilah teman makan teman, nikung pacaranya teman, nikung pekerjaan teman. Semacam itu.

Ingin sekali menghindari dari teman toxic tapi apa daya jika setiap hari harus bertemu karena berada di lingkungan pekerjaan yang sama.

teman toxic

 

Berikut cara menghadapi teman yang toxic dalam satu lingkungan.

Menjaga jarak.

Tidak bisa menghindar, tentu bisa menjaga jarak. Jika berada di lingkungan yang sama, akan tahu gerak-gerak atau berupa sinyal jika teman tersebut mulai bersikap toxic, jangan mengikuti “arusnya”, kamu harus memiliki pendirian untuk lepas dari “cara mainnya”. Misalnya, dia mulai bercerita jika menjadi korban gosip dari salah satu teman kantor. Pastinya, kamu bakalan tau ceritanya benar atau tidak, jangan mudah terhasut dan harus berpikir secara tenang untuk melihat permasalahan yang benar. Teman toxic pada umumnya memiliki “pola” yang sama, berperilaku seperti korban. Kebiasaan mengarang cerita agar kamu terhasut dan marah (sebagai bentuk kepedulianmu terhadap korban) padahal kamu belum tahu bagaimana cerita yang sebenarnya.

Baca Juga  Resep Minuman Herbal Yang Mudah Dan Cepat

Jangan menganggap rendah orang lain.

Meskipun teman sering berperilaku manipulatif, jangan serta-merta menganggap dia secara rendah. Sikap kamu harus lebih baik dari dia. Jika diajak untuk ngobrol, temani saja, ngobrol santai, bisa ajak teman lainnya ntuk ngobrol agar terhindar dari sikap teman yang manipulatif atau tiba-tiba berubah menjadi drama queen.

Kamu juga harus menyampaikan perasaanmu.

Ada yang memilih diam atau mengabaikan. Padahal kamu juga bisa menyampaikan perasaanmu ketika temanmu mulai membuat tidak nyaman atau mengganggu produktivitasmu di lingkungan pekerjaan. Ungkapkan jika sikapnya bisa merugikan orang lain, sampaikan secara baik-baik.

Jika konflik tidak dapat dihindari, hal yang pertama dilakukan adalah jangan tersulut emosi, kumpulkan bukti-bukti jika kamu benar, selalu bertindak sesuai dengan akal pikiran dan tidak mudah untuk marah. Jika terjadi konflik di kantor, akan ada orang yang menengahi konflik. Tenangkan pikiran, berkomunikasilah dengan baik untuk menyampaikan pendapat.

Semoga tips untuk menghadapi teman menyebalkan dapat membantumu terus berusaha memahami lingkungan pertemanan yang kamu miliki. Kita tidak bisa membuat senang setiap orang, jaga jarak jika memang perlu, demi ketenangan dan kedamaian hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *